BKKBN SULSEL TETAPKAN SASARAN STRATEGIS 5 TAHUN KEDEPAN

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat virtual membahas Rencana Strategis (Renstra) Program Bangga Kencana Tahun 2020-2024 yang telah disusun, Senin (22/06). Sejumlah indikator dan sasaran telah ditetapkan sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 dan Renstra BKKBN Pusat Tahun 2020-2024.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Faizal Fahmi, SKM, M.Kes dalam paparannya menuturkan jika Renstra ini disusun sebagai dokumen perencanaan yang memuat tugas dan fungsi, kewenangan, perkembangan kondisi dan isu strategis, arah kebijakan serta strategi dan program kegiatan Perwakilan BKKBN Sulsel yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 5 (lima) tahun kedepan.

Kegiatan yang diikuti oleh tim penyusun Renstra dan sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas lingkup Perwakilan BKKBN Sulsel Renstra BKKBN diharapkan dapat menghasilkan panduan dalam penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi program maupun anggaran, serta menjabarkan arah kebijakan dan kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan di perwakilan BKKBN sulsel hingga ke kabupaten kota.

lebih lanjut Faizal mengatakan ada 6 indikator utama yang menjadi sasaran yang ingin dicapaian pada tahun 2024 yaitu menurunkan Angka Kelahiran Total (TFR) menjadi 2.06, meningkatkan prevalensi penggunaan kontrasepsi modern menjadi 56.28, menurunkan persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi menjadi 7.17, menurunkan angka kelahiran remaja umur 15-19 tahun menjadi 29, meningkatkan Indeks Pemabangunan Keluarga (IPK) menjadi 64,55 dan meningkatkan Median Usia Kawin Pertama (MUKP) wanita umur 25 – 49 menjadi 22.1

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra, Hj. Andi Ritamariani, M.Pd  menegaskan agar setiap komponen bidang memahami dan memastikan arah kebijakan dan strategi yang telah disusun didalam Renstra BKKBN 2020-2024 tersebut sehingga dapat dijabarkan dan diimplementasikan dengan baik diseluruh tingkatan wilayah.

“Saya harap seluruh komponen memahami Renstra ini, setiap kegiatan yang dilaksanakan memiliki daya ungkit terhadap pencapaian sasaran indikator yang telah ditetapkan, untuk itu saya tegaskan agar setiap indikator di telaah dan dipahami dengan sebaik baiknya kemudian dijabarkan hingga ke level paling bawah” tegas Andi Rita

Andi Rita menambahkan setiap kegiatan yang direncanakan harus memperhatikan kondisi dan isu strategis yang berkembang, serta memperhatikan kaidah perencanaan berbasis kewilayahan dan fokus pada segmentasi sasaran, sehingga pengelolaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dapat tepat sasaran dan memberi manfaat lebih kepada masyarakat Indonesia.