KEPALA BKKBN SULSEL, ANDI RITAMARIANI HIMBAU PENYULUH KB FOKUS PADA PENINGKATAN KUALITAS KELUARGA

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd menghimbau para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk tetap fokus memberikan penyuluhan KB kepada masyarakat guna mewujudkan keluarga berkualitas

Himbau ini disampaikan Andi Rita saat membuka pertandingan Bulu Tangkis Persahabatan antara Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Maros di Arena  Bulutangkis Tomalia Maros, Jumat (03/07)

Dalam kesempatan itu hadir Kepala DPPKB Kabupaten Maros, Burhanuddin, Pejabat Eselon 3 Lingkup Perwakilan BKKBN Sulsel dan Penyuluh KB dan Kader Kabupaten Maros

Andi Rita dalam sambutannya berharap pertandingan ini menjadi ajang silaturahmi dan dapat semakin mempererat kekompakan para pengelola Program Pembagunan Keluarga, Kependudukan dan keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam mewujudkan Keluarga Berkualitas khususnya di Kabupaten Maros

Lebih lanjut Andi Rita mengatakan keberhasilan BKKBN menoreh Rekor MuRI pada Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang dilaksanakan pada tanggal 29 juni merupakan keberhasilan bersama, berkat dukungan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota serta mitra kerja prestasi ini dapat dicapai

“Saya berharap keberhasilan  ini dapat memupuk semangat kita untuk lebih giat mengukir prestasi dalam penyelenggaraan Program Bangga Kencana kedepan” Ujar Andi Rita

Andi Rita berpesan agar seluruh peserta tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid 19 dengan menggunakan masker, jaga jarak dan rutin mencuci tangan demi keselamatan bersama dan keluarga.

Ia menambahkan seluruh program yang ada untuk dilaksanakan secara maksimal. Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), Program ketahanan keluarga melalui tribina BKB, BKR, BKL dan kelompok UPPKS, Program 1000 HPK, Program pembangunan masyarakat di Kampung KB, Rumah Dataku dan program lainnya dilaksanakan berdasarkan segmentasi dan kondisi wilayah dengan bersinergi dengan mitra kerja yang ada.