PUNCAK MALAM APRESIASI DUTA GENRE SULSEL 2020, REMAJA ASAL BARRU DAN MAKASSAR JADI JUARA

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar acara Apresiasi Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020. Meski dilaksanakan sangat berbeda dari tahun sebelumnya akibat wabah COVID-19, tidak menyurutkan semangat para peserta remaja se-Sulawesi Selatan untuk turut serta memeriahkan lomba tahunan ini.

Dengan mengambil tema “Satu Tujuan Seribu Langkah Menuju GenRe Hebat” kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd bertempat di Hotel Hosrison Ultima Makassar, Sabtu (09/10/2020) dan menghadirkan 5 orang Tim Juri yaitu Eva Maizara Puspita Dewi, S.Psi, M.Psi (Dosen Psikologi Universitas Negeri Makassar), Hj. Ceke Karai, SH, MH (Pembina  GenRe Sulsel), Deybie Yanti Berdame (Widyaiswara BKKBN Sulsel), Dr. Jamaluddin Sawaji (Akademisi) dan Fadly (Duta Genre Sulsel).

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) BKKBN Sulsel, Hj. Siti Sulfiani, S.Sos, M.Si selaku Ketua Panitia dalam laporannya disebutkan bahwa kegiatan Apresiasi Duta GenRe dimaksudkan untuk memilih duta-duta GenRe dari kabupaten/kota untuk menjadi promotor, konselor, teladan dan contoh bagi generasi remaja guna menghindari Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) yaitu menghindari Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah dan  Napza.

Siti menyebutkan dalam Ajang Pemilihan Duta GenRe Sulsel 2020 ini, ada dua tahapan pelaksanaan yaitu Babak Penyisihan yang berlangsung sejak tanggal 29 September hingga 4 Oktober 2020 dan dilaksanakan di Enam zonasi, yaitu Makassar I, Makassar II,  Makassar III,  Bulukumba, Wajo dan Enrekang dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang. Selanjutnya Babak Grand Final berlangsung dari tanggal 9 hingga 10 Oktober 2020 dilaksanakan di Makassar dan diikuti sebanyak 12 Peserta Terbaik 1 Putra Putri di Babak Penyisihan.

Dalam Puncak Grand Final Apresiasi Duta GenRe Sulsel 2020, Putra asal Kabupaten Barru, Muh. Dedy Sasmita dinobatkan sebagai Juara I Putra Duta GenRe Sulsel 2020 dan Munadian Yunadia Sahabuddin wakil Kota Makassar sebagai Juara I Duta GenRe Putri Sulsel 2020

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra, Hj. Andi Ritamariani, M.Pd dalam arahannya dikatakan Pemilihan Duta GenRe merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan untuk memilih figur remaja sebagai Brand Ambassado yang mampu berperan dalam menyosialisasikan Program GenRe secara luas.

“Saya sangat megapresiasi kegiatan ini dan berharap Duta GenRe yang terpilih dapat menjadi roll model, panutan dan contoh bagi remaja lainnya dalam menyosialisasikan program GenRe di lingkungan sekitar” ungkap Andi Rita.

Ia mengatakan selain untuk memilih promoter Program GenRe, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi kepada remaja-remaja Indonesia yang tergabung dalam PIK-Remaja yang secara sukarela aktif berperan sebagai pendidik dan konselor sebaya.

Lebih lanjut, Andi Rita menyebutkan bahwa Program GenRe merupakan wadah untuk mengembangkan karakter bangsa dikalangan generasi muda dengan mengajarkan remaja untuk menjauhi pernikahan dini, seks pra nikah dan napza guna menjadi remaja tangguh dan mampu berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

Untuk itu, lanjut Andi Rita dalam pembangunan manusia, pembinaan remaja memiliki peran yang strategis. pertama, karena remaja merupakan individu-individu calon penduduk usia produktif yang pada saatnya kelak akan menjadi subjek atau pelaku pembangunan sehingga harus disiapkan agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

Kedua karena remaja merupakan individu-individu calon pasangan yang akan membangun keluarga dan calon orangtua bagi anak-anak yang dilahirkannya sehingga perlu disiapkan agar memiliki perencanaan dan kesiapan berkeluarga. kesiapan berkeluarga merupakan salah satu kunci terbangunnya ketahanan keluarga dan keluarga yang berkualitas sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkualitas.

“Apabila gagal dalam membina remaja, bukan hanya menjadi ancaman kegagalan pembangunan karena gagal menyiapkan aktor-aktor pembangunan, tetapi juga ancaman kegagalan kualitas generasi berikutnya karena gagal dalam menyiapkan para calon orangtua” tandas Andi Rita.

Melalui kegiatan Apresiasi Duta Genre ini diharapkan mampu melahirkan agen agen promotor GenRe yang cerdas, berkualitas dan inovatif yang mampu menerapkan dan memberi contoh kepada teman sebayanya untuk tidak menikah usia dini, tidak melakukan seks bebas, dan tidak menggunakan Napza.

“Saya berharap melalui Duta GenRe terpilih, sosialisasi dan promosi program GenRe di lingkungan remaja akan lebih gencar dan mampu mengajak remaja remaja yang lain untuk turut serta bergabung dalam kegiatan Remaja baik itu melalui Kelompok PIK Remaja yang ada di sekolah dan kampus maupun di Forum GenRe” Tutup Andi Rita.