LAMPAUI TARGET PELAYANAN SERENTAK SEJUTA AKSEPTOR KB, KABUPATEN PANGKEP TERIMA PENGHARGAAN DARI KEPALA BKKBN

Keberhasilan Kabupaten Pangkep melampaui target yang ditetapkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Pelayanan Serentak Sejuta Akseptor KB mendapatkan apresiasi dari Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG. (K).

Berdasarkan laporan data BKKBN, secara nasional sebanyak 1.439.966 akseptor berhasil terlayani dalam sehari dimana Kabupaten Pangkep memberikan kontribusi sebanyak 1.609 akseptor atau 139,7 persen dari target 1.152 akseptor.

Atas prestasi ini, Kepala BKKBN memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd, dan diterima oleh Wakil Bupati Pangkep H. Syahban Sammana, SH. di Aula Pertemuan Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kabupaten Pangkep, Senin (15/12/20)

Wakil Bupati Pangkep, H. Syahban Sammana, SH dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kepada BKKBN atas penghargaan yang diberikan. Ia menuturkan kesuksesan Kabupaten Pangkep dalam Pelayanan KB sejuta akseptor tidak lepas dari dukungan dan partisipasi seluruh mitra kerja lintas sektor yang ada di Kabupaten Pangkep.

“Saya berharap penghargaan ini tidak hanya berlaku seremonial saja, tetapi saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi dan pendorong semangat kita dalam bekerja dan berkarya mencapai target – target yang ada” harap Syahban

Syahban menambahkan Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui DPPKB dan Dinas Kesehatan akan terus berupaya menyukseskan pelaksanaan program KB di Kabupaten Pangkep utamanya dalam penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi lewat pengaturan kehamilan.

Untuk itu Ia mengingatkan untuk selalu menghindari faktor 4 terlalu yaitu terlalu muda melahirkan dibawah 20 tahun, terlalu tua melahirkan diatas 35 tahun, terlalu rapat jarak kelahiran kurang dari 2 tahun dan terlalu banyak  serta faktor 3 terlambat yaitu terlambat dibawah ke fasilitas Kesehatan, terlambat mendapat pelayanan dan terlambat mengambil keputusan

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd, menuturkan penghargaan ini diberikan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas partispasi serta keberhasilan permerintah daerah melampau target Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor.

Andi Rita mengungkapkan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-27 tanggal 29 Juni lalu sukses menorehkan Museum Rekor Indonesia (MuRI).

Dalam kesempatan itu pula, Kaper BKKBN Sulsel, Andi Rita menyerahkan bantuan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) berupa mesin jahit kepada Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Mawar Kelurahan Minasa Te’ne. Andi Rita menyebutkan bantuaan ATTG tersebut sebagai bentuk dukungan kepada kelompok UPPKS yang ada agar dapat berkembang lebih maju dan membantu kelompok yang terdapak akibat pandemic Covid 19.

Diakhir sambutannya, Andi Rita mengingatkan agar seluruh PKB bekerja maksimal mengingat tahun 2021 BKKBN akan menjadi koordinator untuk penanganan Stunting, selain itu akan dilakukan pula pendataan keluarga secara serentak

“saya mengingatkan agar data yang ada diperkuat dengan mengambil data yang sesuai dengan kondisi dilapangan, ini dilakukan agar memudahkan kita dalam melakukan pemetaan dan segmentasi sasaran kedepan, khususnya sasaran kita PUS, Ibu hamil dan poktan-poktan” himbau Andi Rita

Turut hadir dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PPKB Kabupaten Pangkep, Drs. Mahmud Idris , MM, Ketua Ikatan  Bidan Indonesia Cabang Pangkep, Hj. Asriani Rahim, Pejabat Administrator dan Pengawas BKKBN Sulsel serta Penyuluh KB (PKB) se-Kabupaten Pangkep